IWCF IWCF-WIPC2

IWCF Level 2 Well Intervention Pressure Control (Introductory)

Pelatihan IWCF Level 2 Well Intervention Pressure Control memberikan pengenalan terhadap prinsip-prinsip pressure control bagi personel yang terlibat dalam operasi intervensi sumur. Peserta akan mengembangkan pemahaman mengenai well integrity, barrier management, completion equipment, serta prosedur pressure control untuk operasi wireline, coiled tubing, dan snubbing.

4 Days 5 Years validitas English & Indonesian

Ikhtisar

Tujuan dari pelatihan IWCF Level 2 (Introductory) Well Intervention Pressure Control adalah mengembangkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pressure control dalam operasi intervensi sumur. Pelatihan ini mencakup pelatihan dan asesmen wajib pada Completion Equipment dan Completion Operations, dengan modul pilihan yang meliputi Coiled Tubing Operations, Wireline Operations, dan Snubbing Operations (setidaknya satu modul pilihan harus dipilih).

Pelatihan Level 2 (Introductory) dirancang bagi peserta yang saat ini bekerja dalam peran yang dapat secara langsung berkontribusi terhadap terjadinya, deteksi, atau pengendalian influx sumur. Pelatihan dan sertifikasi IWCF Level 2 Well Intervention Pressure Control direkomendasikan bagi personel yang bekerja dalam posisi seperti Assistant Operator pada operasi Wireline, Coiled Tubing, atau Snubbing, serta personel lain yang diwajibkan memiliki sertifikat IWCF. Untuk melihat daftar lengkap jabatan yang direkomendasikan, silakan mengunjungi situs web IWCF: www.iwcf.org/programmes.

Harap diperhatikan: Tingkatan pelatihan IWCF Level 2 hingga Level 4 dirancang secara berjenjang dan peserta yang mengikuti pelatihan untuk pertama kali diharapkan menyelesaikan Level 2 sebelum melanjutkan ke Level 3 atau Level 4. Namun demikian, setiap tingkat pelatihan juga dirancang berdasarkan peran kerja dan pengalaman kandidat. Untuk mendapatkan panduan mengenai tingkat pelatihan yang sesuai dengan pengalaman Anda, silakan hubungi kami.

Pelatihan disampaikan melalui serangkaian sesi pembelajaran interaktif yang didukung oleh video dan animasi, dilengkapi dengan workbook kelas dan latihan belajar mandiri tambahan. Pelatihan berlangsung selama 4 hari dan mencakup asesmen tertulis IWCF pada hari terakhir.

Setelah menyelesaikan pelatihan ini, peserta akan mampu:

  • Menjelaskan dan memberikan contoh dampak negatif serta konsekuensi dari insiden well control
  • Menjelaskan pentingnya pengelolaan integritas sumur (well integrity management) sepanjang siklus hidup sumur, mulai dari konstruksi hingga abandonment
  • Mendefinisikan dan memberikan contoh hydrostatic pressure, formation pressure, dan fracture pressure
  • Memahami filosofi well barrier dalam operasi intervensi, menjelaskan prosedur barrier management, serta menjelaskan prinsip-prinsip berbagai jenis barrier
  • Menjelaskan pentingnya manajemen risiko, metode mitigasi risiko, serta berbagai cara untuk mengidentifikasi dan memantau potensi bahaya selama operasi intervensi sumur, termasuk namun tidak terbatas pada inflow testing, well integrity testing, prosedur shut-in, rig up/rig down, dan annulus pressure testing
  • Menjelaskan fungsi, aplikasi, dan penempatan berbagai jenis completion equipment

Pelatihan ini mencakup modul-modul berikut:

  • Completion Equipment
    Fungsi, aplikasi, dan penempatan berbagai jenis completion equipment serta tujuan dan fungsi christmas tree dalam pressure control.
  • Completion Operations
    Penjelasan rinci mengenai berbagai metode well control, termasuk kelebihan dan kekurangan masing-masing metode untuk aplikasi tertentu. Pembahasan ini didasarkan pada pemahaman mengenai barrier philosophy dan pressure control management.
  • Wireline Operations
    Fungsi dan pengoperasian peralatan well control untuk slickline dan braided line, termasuk BOP, grease control head, stuffing box, lubricator, dan ball check valve. Konfigurasi BOP yang sesuai untuk berbagai operasi intervensi wireline akan dibahas. Prosedur pemeriksaan dan pengujian yang diperlukan akan ditinjau secara rinci, termasuk prosedur rig up dan pengujian yang benar.
  • Coiled Tubing Operations
    Pressure control pada operasi coiled tubing akan dibahas, termasuk pressurised deployment systems, check valves, internal well control devices, stripper, dan coiled tubing BOP. Prosedur rig up dan pengujian yang benar juga akan ditinjau.
  • Snubbing Operations
    Pembahasan rinci mengenai kebutuhan BOP untuk operasi snubbing akan diberikan. Konfigurasi BOP yang sesuai untuk berbagai operasi snubbing akan dijelaskan. Fungsi dan pengoperasian internal well control devices, adjustable dan fixed chokes, valves, dan peralatan terkait lainnya akan dibahas. Prosedur rig up dan pengujian yang benar juga akan ditinjau.

Peserta harus telah terdaftar di IWCF dan dapat memberikan Nomor Registrasi Kandidat IWCF (Candidate Registration/CR Number) yang terdiri dari 6 digit. Apa itu IWCF CR Number? “http://www.aberdeendrilling.com/news/2015/iwcf-forum-a-helpful-guide“.

Peserta wajib memilih minimal satu modul well intervention pilihan dari tiga modul yang tersedia untuk diasesmen. Modul pilihan tersebut adalah: i) Coiled Tubing Operations, ii) Wireline Operations, dan iii) Snubbing Operations. Harap diperhatikan bahwa pilihan modul tidak dapat diubah setelah asesmen selesai dilakukan.

Peserta yang berhasil menyelesaikan pelatihan dan memperoleh nilai kelulusan 70% atau lebih pada seluruh asesmen tertulis IWCF akan mendapatkan sertifikasi IWCF Level 2 yang berlaku selama lima tahun.