Travel Safely by Boat (TSbB) Initial Training
Mempersiapkan personel yang melakukan perjalanan ke instalasi lepas pantai dengan kapal agar mampu melakukan transfer personel secara aman, merespons keadaan darurat kapal, melaksanakan prosedur evakuasi, dan menerapkan teknik bertahan hidup di laut.
Pendahuluan
Personel yang melakukan perjalanan ke instalasi lepas pantai menggunakan kapal menghadapi berbagai risiko yang terkait dengan transportasi laut, pergerakan kapal, transfer personel, kondisi cuaca, dan potensi keadaan darurat di laut. Transfer yang aman antara kapal dan instalasi lepas pantai memerlukan pemahaman yang baik mengenai prosedur transfer, pengaturan keadaan darurat, peralatan keselamatan jiwa, dan teknik bertahan hidup.
Program OPITO Travel Safely by Boat (TSbB) Initial Training memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang diperlukan bagi personel yang melakukan perjalanan dan transfer ke instalasi lepas pantai menggunakan kapal. Pelatihan ini meningkatkan kesadaran terhadap risiko perjalanan kapal offshore serta membekali peserta dengan kemampuan untuk melakukan transfer secara aman, merespons keadaan darurat dengan benar, dan meningkatkan peluang bertahan hidup setelah evakuasi.
Siapa yang Harus Mengikuti Pelatihan Ini?
Pelatihan ini ditujukan bagi personel yang melakukan perjalanan ke atau dari instalasi lepas pantai menggunakan kapal dan memerlukan pelatihan awal mengenai perjalanan kapal yang aman, prosedur transfer personel, respons keadaan darurat, dan keselamatan di laut.
Peserta yang sesuai antara lain:
- personel produksi offshore
- personel pengeboran
- personel maintenance
- personel pendukung maritim
- kontraktor yang melakukan perjalanan offshore
- personel konstruksi dan proyek
- personel logistik
- personel baru di lingkungan offshore
Ruang Lingkup
Program ini membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang diperlukan untuk melakukan perjalanan dan transfer secara aman antara kapal dan instalasi lepas pantai.
Pelatihan mencakup prinsip perjalanan kapal yang aman, metode transfer personel, transfer tali ayun, pengenalan keranjang transfer personel, prosedur darurat kapal, prosedur evakuasi, penggunaan jaket pelampung laut, penggunaan sekoci karet laut, dan teknik bertahan hidup di laut.
Latihan praktik memungkinkan peserta mendemonstrasikan teknik transfer yang aman, prosedur masuk ke air, naik ke sekoci karet laut, serta teknik bertahan hidup individu dan kelompok dalam lingkungan pelatihan yang terkendali.
Tujuan Pelatihan
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta diharapkan mampu:
- menjelaskan prosedur perjalanan kapal yang aman sebelum, selama, dan setelah transfer
- mengidentifikasi bahaya yang terkait dengan transfer kapal ke platform dan kapal ke kapal
- menjelaskan prosedur transfer tali ayun dan keranjang transfer personel yang aman
- mendemonstrasikan penggunaan perangkat pelampung dan jaket pelampung laut dengan benar
- menjelaskan prosedur keadaan darurat dan evakuasi kapal
- mendemonstrasikan teknik masuk ke air secara aman
- naik ke sekoci karet laut dari air
- melakukan tindakan awal setelah evakuasi
- mendemonstrasikan teknik bertahan hidup individu dan kelompok di laut
- merespons secara tepat selama perjalanan kapal offshore rutin maupun keadaan darurat
Materi Pelatihan
Pelatihan Awal Travel Safely by Boat
Unit ini membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang diperlukan untuk melakukan perjalanan dan transfer dengan aman antara kapal dan instalasi lepas pantai melalui kapal. Program ini mencakup seluruh rangkaian metode transfer kapal yang digunakan dalam operasi lepas pantai, termasuk transfer tali ayun dan operasi keranjang transfer personel.
Pembelajaran teoritis mencakup prosedur sebelum naik, naik dan turun kapal yang aman, persyaratan keselamatan dalam perjalanan, prosedur pemindahan personel, dan bahaya yang terkait dengan fender kapal dan jarak yang terlibat dalam transfer kapal ke platform. Peserta mempelajari berbagai jenis keranjang transfer yang tersedia dan metode yang benar untuk transfer keranjang yang aman, termasuk posisi tubuh, naik dan turun, serta transfer bagasi. Prosedur darurat kapal juga dibahas, termasuk memakai jaket pelampung laut, karakteristik pelampungan, penggunaan peralatan darurat di atas kapal, prosedur evakuasi, serta teknik bertahan hidup individu dan kelompok setelah evakuasi.
Latihan praktis meliputi:
- Memakai perangkat pelampung yang sesuai seperti yang digunakan selama transfer kapal
- Teknik transfer bagasi yang benar dan pemeriksaan integritas tali ayun sebelum transfer
- Menopang berat badan sendiri pada tali, kemudian transfer tali ayun dalam kedua arah antara dek kapal yang disimulasikan dan dek instalasi tetap menggunakan kedua tangan
- Memakai jaket pelampung laut
- Masuk ke air dan tindakan pencegahan yang benar saat memasuki air
- Naik ke sekoci karet laut dari air dan melakukan tindakan awal dan tindakan sekunder
- Teknik bertahan hidup individu di air (berenang, posisi HELP, perlindungan dari hantaman ombak) dan teknik bertahan hidup kelompok (menarik, formasi rantai, berkelompok rapat, formasi lingkaran)
- Catatan: Peserta yang sudah memiliki sertifikat T-BOSIET, BOSIET, FOET, atau setara yang masih berlaku tidak diwajibkan untuk mengulangi latihan sekoci karet praktis dan latihan keselamatan di laut di dalam unit ini.
Persyaratan Peserta
- Tidak ada persyaratan pelatihan sebelumnya.
- Karena sifat latihan praktik yang membutuhkan aktivitas fisik, peserta wajib memenuhi persyaratan kesehatan medis sebelum mengikuti kegiatan praktik.